Pages

▼

Friday, 28 November 2014

RPP AKUNTANSI SMA KELAS XII



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
SMA SWASTA PERSIAPAN STABAT  
TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014

Mata Pelajaran           : Ekonomi
Kelas  / Semester         : XI IPS / II
Pertemuan ke              : 1
Alokasi Waktu            : 2 x 40 menit



Standar Kompetensi : Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa 

Kompetensi Dasar     : Mendeskripsikan akuntansi sebagai sistem informasi

Indikator                   : 1.  Menjelaskan perkembangan akuntansi
  2.  Menjelaskan Akuntansi Sebagai Informasi
  3.  Menjelaskan Konsep Dasar dan Pemakai Informasi Akuntansi


A. Tujuan Pembelajaran : 1.Siswa dapat  menjelaskan perkembangan akuntansi
 2.Siswa dapat memahami Akuntansi Sebagai Informasi  
 3.Siswa dapat memahami Konsep Dasar dan Pemakai Informasi Akuntansi

Karakter siswa yang diharapkan  : 
Ø  Kerja keras, Jujur, saling menghargai.

B. Materi Pokok
Akuntansi sebagai sistem informasi
C. Uraian Materi
a)       Akuntansi sebagai sistem informasi
b)    Konsep Dasar dan Pemakai Informasi Akuntansi

D. Pendekatan
            Kontekstual

E. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya jawab, Penugasan

Strategi Pembelajaran
Tatap Muka
Terstruktur
Mandiri
·      Memahami akuntansi sebagai sistem informasi
·Mengkaji referensi tentang pengertian dan jenis-jenis kebijakan perdagangan internasional
·   Siswa dapat Mendeskripsikan akuntansi sebagai sistem informasi.
·   Siswa dapat  Menjelaskan syarat-syarat kualitas sistem informasi.

F. Skenario Pembelajaran
1. Kegiatan Awal
a. Apersepsi
Guru memberikan penjelasan singkat tentang kompetensi dasar yang harus dicapai dan esensi dari materi yang harus dikuasai.
b. Motivasi
Pemahaman mengenai akuntansi sebagai sistem informasi sangat penting agar siswa terdorong untuk mempelajari ilmu akuntansi lebih lanjut.

2. Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
a. Siswa dapat Mendeskripsikan akuntansi sebagai sistem informasi. (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.)
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
Siswa diberi tugas untuk membuat ringkasan tentang akuntansi sebagai sistem informasi.(nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.)
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
a. Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui(nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.)
b. Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui.(nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.)

3. Kegiatan Akhir
a. Guru dan siswa melakukan refleksi(nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.);
b. Penilaian (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.)
  • Hasil kerja individu (kognitif)
  • Lembar pengamatan (afektif)
  • Lembar pengamatan (psiko motorik)
c. Siswa mengerjakan soal-soal evaluasi yang diberikan oleh guru  (nilai yang ditanamkan: Kerja keras, Jujur, saling menghargai.)

G. Sumber /Alat
a.     Sumber Bahan   : -  Buku Akuntansi 1 SMA kelas XI penerbit Yudhistira 2006
-     Buku Ekonomi SMA Jilid 2 – MT. Ritonga, Yoga  Firdaus Penerbit PT. Phibeta Jakarta  2007
b.     Alat                   :   Spydol




SOAL
1. Jelaskan defenisi Akuntansi yang dikemukakan oleh AAA (American Accounting Association) !
2. Sebutkan beberapa syarat kualitas informasi akuntansi!
3. Tuliskan tujuan akuntansi!
4. Tuliskan sejarah singkat Akuntansi!
5. Tuliskan pengertian laporan keuangan!


KUNCI JAWABAN

1.    Akuntansi menurut AAA (American Accounting Association) adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, dan penyampaian informasi ekonomi yang memungkinkan dilakukannya penilaian dan keputusan yang tepat bagi para pemakai informasi tersebut.
2.    Syarat kualitas informasi akuntansi: dapat dipahami, relevan, material, keandalan, penyajian jujur, substansi mengungguli bentuk, netralitas, pertimbangan sehat, kelengkapan, dan dapat dibandingkan.
3.    Tujuan akuntansi adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.
4.    Perkembangan akuntansi terjadi bersamaan dengan ditemukannya system pembukuan berpasangan (double entry book keeping systemI) oleh pedagang-pedagang venesia. Pada 1494 diterbitkan buku yang berjudul summa de arihtmatica, geometrica, proportioni et proportionalita. Bagian yang berisi mengenai pelajaran pembukuan berjudul tractatus de computis et scriptorio.
5.    Laporan keuangan adalah hasil akhir dari proses akuntansi.



Penskoran
Soal
Skor
1
2
2
2
3
2
4
2
5
2
Jumlah
10


Nilai = jumlah skor benar             x 100 
             jumlah skor maksimal      

     Stabat,    Oktober  2013
Mengetahui                            Disetujui Oleh
PKS I                                     Guru Pamong                           Mahasiswa Calon Guru



Mulyono, S.Pd                      Rina Khadijah.P, S.Pd          Hotmaida Sitompul
NIP.196708042006041001                                                    NIM. 7103142036

MODEL PEMBELAJARAN TEBAK KATA



MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING (TEBAK KATA)

A.    Pengertian  Model Pembelajaran Cooperative Learning (Tebak Kata)

Metode ini berguna untuk kelas yang aktif dalam kelas. Pengertian aktif terdapat 2 (dua) macam, yaitu:
1.  Aktif dalam arti selalu atau suka berbicara meski tidak dalam pembelajaran,
2.  Aktif dalam arti siswa mau dan mampu berfikir dan bertanya jika menemukan kesulitan.

Dalam buku Cooperative Learning PAIKEM oleh Agus Suprijono menjelaskan pembelajaran aktif  yaitu: Pembelajaran adalah proses belajar dengan menempatkan peserta didik sebagai center stage performance, dengan proses pembelajaran yang menarik sehingga siswa dapat merespon pembelajaran dengan suasana yang menyenangkan. Sedangkan aktif adalah siswa atau peserta didik mampu dan dapat bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan.

Maka dari itu, berlangsungnya proses pembelajaran tidak terlepas dengan lingkungan sekitar atau tidak terbatas pada empat dinding kelas. Melainkan pembelajaran dapat terlaksana dengan pendekatan lingkungan menghapus kejenuhan dan menciptakan peserta didik yang cinta terhadap lingkungan sekitar. Sedikit contoh metode Pembelajaran Aktif yaitu dengan Metode Tebak kata.

Model pembelajaran tebak kata adalah model pembelajaran yang menggunakan media kartu teka-teki yang berpasangan dengan kartu jawaban teka-teki. Permainan tebak kata dilaksanakan dengan cara siswa menebak kata yang dimaksud oleh kartu soal teka-teki dengan kartu jawaban yang tepat. Melalui permainan tebak kata, selain anak menjadi tertarik untuk belajar juga memudahkan dalam menanamkan konsep pelajaran akuntansi dalam ingatan siswa. Jadi, guru mengajak siswa untuk bermain tebak kata dengan menggunakan media kartu dari kertas  karton dalam mata pelajaran akuntansi.

 

B.     Penerapan Metode Tebak Kata dalam Proses Belajar Mengajar

Dalam menerapkan metode permainan ada beberapa hal yang harus disiapkan adalah sebagai berikut :
1.  Siapkan materi yang akan di sampaikan.
2.  Siapkan bahan ajar yang di butuhkan.
3.  Siapkan kata kunci yang akan di pertanyakan.


Media:

Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak. Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi atau diselipkan di telinga.


Langkah-langkah :

1.    Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materi ± 45 menit.

2.    Guru menyuruh siswa berdiri berpasangan di depan kelas

3.    Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10×10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa yang lainnya (pasangannya) diberi kartu yang berukuran 5×2 cm yang isinya tidak boleh di baca oleh siswa yang akan menebak kata. Kartu boleh ditempelkan di dahi atau ditempat yang tidak bisa dibaca oleh siswa yang akan menebak kata.

4.    Sementara siswa membawa kartu 10×10 cm membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10×10 cm. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga.

5.    Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya.

6.    Dan seterusnya.



C.     Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Cooperative Learning (Tebak Kata) dalam Pemanfaatannya


• Kelebihannya :

1.      Anak akan mempunyai kekayaan bahasa.

2.      Sangat menarik sehingga setiap siswa ingin mencobanya.

3.      Siswa menjadi tertarik untuk belajar

4.      Memudahkan dalam menanamkan konsep pelajaran dalam ingatan siswa.

5.      Pembelajaran berlangsung menyenangkan

6.      Siswa diarahkan untuk aktif


• Kekurangannya :

1)      Memerlukan waktu yang lama sehingga materi sulit tersampaikan.

Bila siswa tidak menjawab dengan benar maka tidak semua siswa dapat maju karena waktu terbatas.






DAFTAR PUSTAKA


Aswita, Effi.2012. Strategi Belajar Mengajar,(diktat). Medan: